Lifestyle

Hoarding Disorder, Kenapa Suka Nimbun Barang?

Pernah gak Lo merasa sayang ngebuang barang-barang? Kayak kardus, parfum yang udah abis, dan lainnya. Ternyata ada sebuatan buat orang kayak gitu, yaitu hoarding disorder.

Hoarding disorder atau gangguan penimbunan adalah saat seseorang punya barang yang terlalu banyak dan simpannya berantakan. Biasanya saking berantakan dan banyaknya barang, jadi susah dirapikan.

Barang-barang yang ditimbun bisa ber-value kecil, atau gak ber-value sama sekali.

Hoarding disorder diangap berbahaya kalau udah menganggu kehidupan sehari-hari. Misalnya, Lo atau anggota keluarga jadi kesulitan masuk kamar karena banyaknya barang yang berserkan dimana-mana.

Bisa juga seseorang jadi kesal waktu orang lain mencoba membersihkan timbunan barang mereka.

Dilansir dari nhs.uk, orang yang punya gangguan penimbunan baisanya susah diobati karena mereka gaki nyadar kalau kebiasaan itu berdampak buruk.

Banyak juga penderita hoarding disorder ini gak mau cari bantuan karena berbagai alasan; malu, merasa bersalah, dan lain-lain.

Kebiasaan menimbun barang berlebihan ini bisa menyebabkan kesepian, masalah mental, hingga meningkatkan risiko kesehatan fisik atau keselamatan.

Kenapa orang menimbun barang?

Alasan orang menimbun barang masih belum bisa dipastikan. Seseorang bisa menimbun barang karena keterbatasan fisik yang gak memungkinkan orang buat beresin rumah.

Bisa juga karena berbagai gangguan mental, seperti depresi berat, skizofrenia, dan OCD.

Banyak orang memutuskan buat nimbun barang karena percaya suatu saat lagi barang itu akan digunakan, atau mereka akan bahagia kalau beli barang itu. 

Beberapa orang yang punya hoarding disorder juga mungkin sedang berusaha untuk mengatasi peristiwa hidup yang penuh tekanan atau trauma.

Buang-buangin barang juga bisa membuat seseorang ngerasa overwhelming, jadi seseorang lebih mungkin menghindari membuat keputusan untuk membuang barang.

Orang dengan hoarding disorder lebih mungkin punya emotional attachment yang kuat terhadap benda.

Hoarding beda dengan koleksi

Ada satu perbedaan mencolok antara mengoleksi dan menimbun, yaitu bagaimana barang-barang itu disusun.

Kalau menimbun, barang berantakan, sulit dicari dan ditemukan. Sementara kalau koleksi, barang ditata dengan rapi, gak menganggu, dan mudah ditemukan.

Barang yang biasanya ditimbun seperti buku, pakaging, nota, dan masih banyak lagi.

Gue sendiri kadang merasa suka nimbun barang gak guna. Contohnya kantong abis belanja, kardus-kardus, botoh parfum yang udah habis, buku, makeup, dan masih banyak lagi.

Kenapa gak Gue buang? Karena Gue merasa agak berasalah kalo buang, Gue merasa sayang, dan bakal pake lagi barang-barang itu.

Tapi ujungnya gak Gue pake sama sekali dan malah nyampah doang di rumah. Sampai akhirnya nyokap Gue yang mungkin udah merasa terganggu dengan keberadaan barang-barang itu yang akhirnya ngebuang.

Related posts
Current AffairsLifestyle

Mindblown Toys yang Sold Out di Comic Con Indonesia Hadir Kembali

Current AffairsLifestyle

KAWS: HOLIDAY Indonesia, Sang Seniman Sempat Berkunjung ke Art Jog 2023

Food For ThoughtsLifestyle

Kenapa Orang Bisa Percaya Sama Zodiak?

Food For ThoughtsLifestyle

Hubungan Lebih Bahagia Kalau Jarang Posting Sosial Media?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *