Food For Thoughts

Kunci Kebahagiaan, Taking It One Day At a Time

Coba Lo renungin lagi, Lo abisin berapa lama sehari buat khawatirin soal besok atau masa depan? Gue yakin sering. Inilah pentingnya kita taking it one day at a time, itu kunci kebahagiaan yang Gue pegang.

Taking it one day at a time bisa diartikan juga Lo be present. Fokus sama hari ini aja, masalah hari ini, kegiatan hari ini, dan kerjaan hari ini. Gak terlalul ambil pusing soal masalah besok, atau kerjaan besok.

Gue sebagai orang yang sering overthink tentang masa depan juga ngerasa tersentil waktu baca artikel yang ngebahas ini di theschooloflife.com. Ternyata bener, kalau kita semakin kita fokus ke masa depan yang gak pasti, semakin kita bakal anxious, khawatir, gak sabaran, atau bahkan depresi.

Hidup itu gak bisa diprediksi dan gak semuanya bisa sesuai sama ekspektasi Lo. 

Misalnya, Lo udah bikin plan liburan, pindah kota, resign, atau apa pun, tapi sayangnya hidup menempatkan Lo diposisi dimana Lo belum bisa menjalaninya.

Lo udah buat plan liburan ke luar negeri bulan depan, tapi ternyata satu hari sebelum Lo cabut, malah sakit, atau tiba-tiba ada sesuatu yang dadakan yang gak bisa Lo tinggal. Alhasil, Lo kecewa dan jadi gak semangat lagi.

Well, sebenarnya gak ada yang salah dengan jadi well prepared, tapi biasanya realitas dan ekspektasi emang gak sejalan.

Taking it day by day, berarti Lo menyadari kalau Lo gak punya kendali atau kontrol atas harapan Lo di masa depan yang gak pasti. 

Lo sadar kalau Lo gak punya kapasitas untuk menjalankan keinginan Lo dalam rentang waktu bertahun-tahun.

Makanya, jangan meremehkan kesempatan untuk mewujudkan keinginan dan kebahagiaan Lo yang kecil-kecilan beberapa jam kedepan.

Kita sering mandang kebahagiaan kecil itu gak ada artinya. Mungkin lebih exciting kalau liburan ke luar negeri, jalan-jalan di Jepang, misalnya. Padahal, kebahagiaan itu gak bisa Lo kejer. Makin Lo kejer justru makin jauh, dan makin gak bahagia Lo.

Menikmati sunset di deket rumah juga udah bisa bikin Lo bahagia, kalau Lo milih buat menikmati, bersyukur, dan bahagia.

Kadang banyak ekspektasi-ekspektasi gede kita yang bikin kita buta sama hal indah yang patut kita syukuri dan udah dalam genggaman tangan kita sekarang.

Percuma fokus sama masa depan yan gak pasti karena bisa hancur dalam sekejap, akhirnya Lo justru akan hilang harapan, dan mungkin terpuruk.

Saat hidup rasanya banyak yang gak berjalan sesuai harapan Lo, coba berhenti sejenak, ingetin kembali ke diri Lo kalau kondisi ini gak akan berjalan selamanya. Bangkit lagi dan pikirin hal-hal yang membuat Lo bersyukur aja. Senyum, dan lanjutkan lagi perjalanan Lo.

Ini dia gimana caranya Lo take things day by day

1. Punya Waktu Buat Diri Sendiri

Dilansir dari wellandgood.com, sebenarnya hal ini gak ribet. Bisa se-simple chat teman-teman terdekat Lo yang udah lama lost contact, tanyain kabar mereka, atau ajak ketemu.

Sempetin waktu buat gym, meditasi, atau baca buku juga bisa, kalau itu salah satu bentuk me time Lo. Kegiatan-kegiatan itu juga membawa dampak positif buat hidup Lo. 

Atau kalau Lo suka nonton, coba sesekali ke bioskop buat nonton film kesukaan Lo sendiri. Hal-hal itu bisa menimbulkan perasaan kalau masa sekarang itu berharga, menurut Amelia Aldao, PhD, psikolog klinis berlisensi yang berspesialisasi dalam gangguan kecemasan.

2. Practice gratitude

Lo bisa coba buat gratitude journal. Tulis 3 hal yang membuat Lo senang dan bersyukur di hari itu sebelum tidur. Dengan melakukan itu, Lo bisa tidur dengan perasan yang lebih positif.

3. Fokus ke momen-momen kecil

Saat Lo lagi anxious dan bertanya-tanya kapan hal buruk akan berakhir, atau gimana kalau sesuatu terjadi gak sesuai harapan Lo di masa depan, coba bawa fokus Lo itu ke momen-momen kecil yang membuat Lo bahagia.

4. Tau kalau masa depan gak pasti

Prepare buat masa depan bukan hal yang buruk karena bisa memberikan sense of direction and control. Tapi kalau Lo terus-terusan khawatir tentang masa depan, yang ada Lo gak bisa menikmati masa sekarang.

Related posts
Food For Thoughts

Kenapa sih Orang Suka Gossip?

Food For Thoughts

Negativity Bias, Ketika Lo Cuma Fokus Sama Hal Negatif

Food For Thoughts

Anak Kedua Lebih Sering Jadi Pembuat Masalah

Food For Thoughts

Orang yang Terobsesi Sama Seleb Kurang Cerdas ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *